Sunday, October 14, 2012

Tips Perawatan Kecantikan Untuk Tiap Usia

Pernahkah terbayang seperti apa tubuh Anda pada lima, sepuluh atau 20 tahun mendatang? Kini saatnya cari tahu di sini! Waktu memang akan terus berjalan, dan Anda punya bekal untuk atasi perubahan tubuh!


Seperti biasa, Anda sedang berpatut di depan cermin. Karena tak ada hal lain yang dilakukan, tubuh pun jadi korban buat diperhatikan. Saat mengamati wajah, tiba-tiba Anda menemukan kalau kerut di
wajah sudah bertambah lagi. "Bukankah sebulan lalu kerut itu belum muncul?" keluh Anda dalam hati.


Sebuah pertanyaan sederhana pun terlintas di kepala. Sebetulnya, bagian tubuh mana yang paling cepat berubah?


Apakah wajah dengan kerutan-kerutannya? Atau, perut yang mulai berlipat-lipat? Atau mungkin, pay*d*ra yang oops,terus melorot? Yang pasti, suka atau tidak, waktu akan mengubah bentuk tubuh dan kesehatan Anda. Mulai dari perubahan warna rambut hingga kekuatan tulang. Tak perlu takut, kawan! Soalnya, setiap manusia pasti mengalaminya. Hidup sehat adalah jalan aman agar tubuh tak cepat berubah dan terhindar dari penyakit.


Sheila (24 tahun), Mery (29 tahun), Wina (34 tahun) dan Santi (40 tahun) memberikan komentar yang hampir sama. Rata-rata mereka cukup paham, tubuh akan berubah seiring dengan berjalannya waktu. Tapi, mereka, mungkin juga Anda, tak tahu apa saja yang akan berubah. Untuk menjawab rasa penasaran Anda, silakan teruskan baca ulasan ini!




[caption id="" align="aligncenter" width="266"]ilustrasi perawatan kecantikan tiap usia ilustrasi perawatan kecantikan tiap usia[/caption]

Lompat tali 50 kali sehari tingkatkan kekuatan tulang pada wanita muda.


Early Twenties: Prime Time


Body Shape: Tubuh dalam kondisi paling prima. Berkat produksi hormon estrogen yang meningkat, tubuh mulai terbentuk penuh, seperti buah dada dan panggul. Bagian aerola pada pay*d*ra mulai melebar. Anda juga mulai memperhatikan bentuk tubuh. Namun, jangan lakukan diet sembarangan. Berat badan yang sering berubah justru memicu terjadinya Stretch mark pada tubuh.


Hormones: Sistem reproduktif juga berada dalam tahap paling prima. Keinginan bercinta pun dalam kondisi sangat tinggi.


Skin: Kondisi kulit tak mengalami kemunduran berarti. Sebulan sekali, kulit bagian paling atas akan mengelupas. Hati-hati dengan sinar ultraviolet, karena akan mengakibatkan penuaan dini. Pemakaian tabir surya sangat dianjurkan.


Hair: Kondisi rambut sangat baik, bersinar dan sehat. Tapi perhatikan kebiasaan Anda bereksperimen dengan rambut. Terlalu sering berhubungan dengan zat kimia yang terdapat pada cat rambut, obat pelurus atau keriting bisa menyebabkan rambut jadi kering dan pecah-pecah.


Bones: Kepadatan tulang terus meningkat. Tulangpun makin kuat. Hati-hati buat Anda yang suka diet ketat. Massa tulang akan berkurang banyak dan bisa menyebabkan risiko osteoporosis. Sangat dianjurkan mengkonsumsi makanan yang mengandung susu. Kebutuhan kalsium perhari, 800 miligram.


Working Out: Olahraga yang paling baik adalah olahraga


Cardio, seperti lari, jalan, aerobik, atau cross training. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Dr. Joan Bassey, lompat tali sebanyak 50 kali sehari meningkatkan kekuatan tulang pada wanita muda. Dan, latihan aerobik high impact merangsang pertumbuhan tulang di bagian bawah tubuh.


Eating Right: Perbanyak makan buah dan sayur. Jangan lakukan diet sembarangan, agar tubuh tak kehilangan vitamin yang mengandung anti-ageing dan mineral.


Lifestyle Concem: Hindari merokok. Sepuluh menit Anda merokok, pengiriman oksigen ke kulit bagian atas menurun. Akibatnya penuaan dini, terutama di bagian wajah. Selain itu, hindari pembersih wajah yang terlalu keras, karena kulit akan mengering. Pastikan pakai pelembap setelah cuci muka.



Late Menties: Setting your own paces


Body Shape: Semakin usia bertambah, tubuh biasanya


ikut membesar, akibat dari berkurangnya kecepatan metabolisme. Perubahan terjadi terutama di daerah perut.


Honnone: Nafsu bercinta bertambah, terutama di dua minggu pertama setelah menstruasi, karena kadar hormon testosteron di sekitar indung telur meningkat. Biarpun libido tinggi, rasa tak percaya diri pada bentuk tubuh yang tak ideal akan menyulitkan pencapaian org*sme. Wanita yang kontinyu melakukan kegiatan percintaan tiap minggu akan tambah subur, karena estrogen meningkat dua kali lipat.


Skin: Kerutan tipis dan garis tawa mulai terlihat. Urat-urat merah mulai muncul, terutama di sekitar hidung dan pipi.


Hair: Rambut Anda tumbuh satu sentimeter setiap bulannya. Menurut ahli rambut, Tanya Silverson, rambut panjang dianjurkan pakai conditioner agar ujungujung rambut tak kering. Dan akibat hormon androgen, daerah paha dalam, p*t*ng susu, bagian atas bibir, dan dagu akan ditumbuhi bulu.


Bones: Pastikan tulang Anda sering terkena siriar matahari pagi yang berguna buat tulang. Minimal 15 menit tiap hari. Atau, konsumsi vitamin D agar tulang kuat. Working Out: Anda diharuskan berolahraga. Tak perlu pergi ke pusat kebugaran. Jalan dengan kecepatan sedang selama 30 menit setiap hari adalah jalan keluar yang baik.


Eating Right: Jangan biasakan melewati waktu makan dalam sehari. Setelah melewati lima jam, metabolisme melambat. Setelah 14 jam tidak makan, tubuh mulai menimbun lemak. Usia di akhir 20an rawan terjadi cara makan yang salah. Akibatnya, Anda akan kekurangan zat besi. Makanya, pastikan dalam sehari Anda mengkonsumsi zat besi sebanyak 12 miligram.


Lifestyle Concern: Kurangi alkohol, karena akan meningkatkan risiko terkena kanker payudara sebanyak 41 persen, menurut penelitian yang dilakukan oleh Harvard School of Public Health. Biasakan pakai pelembap tabir surya SPF 30+ untuk muka dan seluruh badan sebelum ke luar rumah.




Thirties:On The Go


Body Shape: Anda mulai tidak percaya diri dengan kondisi tubuh. Selulit mulai muncul. Sedikit demi sedikit kesuburan menurun. Tubuh lebih banyak menimbun lemak di sekitar panggul, paha dan bokong.


Hormon: Banyak wanita menghubungkan usia tiga puluhan dengan masa-masa emas bercinta. Wanita mulai tahu apa yang dirasa terbaik saat bercinta. Namun, di sisi hidupnya yang lain, usia ini adalah masa-masanya mengejar karier dan bergaul. Karena terlalu sibuk, mereka jadi malas bercinta. Jalan keluarnya, ajak pasangan bikin jadwal yang pas buat bercinta. Saat usia Anda mencapai 37 tahun, kemungkinan hamil menurun jadi 18 persen.


Skin: Memasuki usia 30 tahun, kelenjar minyak pada kulit mulai berkurang. Kulit pun mengering. Garis-garis umur mulai terlihat di sekitar mata dan mulut.


Hair: Begitu tubuh sudah mulai berkurang memproduksi melanin atau pigmen, uban mulai bermunculan  di kepala Anda. Pada sebagian wanita akan mengalami kerontokan saat hamil dan menyusui.


Bones: Setelah melewati usia 35 tahun, kekuatan tulang mulai berkurang sebanyak 1% per tahun. Terutama di daerah tulang belakang, siku dan rahang bawah. Kebiasaan merokok, minum kopi dan alkohol akan menyerap kalsium dalam tulang.


Working Out: Agar lemak banyak terbakar saat berolahraga, pastikan Anda cukup oksigen. Karena,  lemak hanya akan dibakar jika ada udara. Olahraga seperti yoga, tai chi atau Pilates sangat cocok buat wanita di usia 30-an. Olahraga ini akan membantu mempertahankan kekuatan otot perut dan memperbaiki postur tubuh.


Eating Right: Makanan yang tinggi serat meningkatkan zat kimia yang ada di otak (cholecystokinin), yang berfungsi mengirim sinyal tidak nafsu makan. Makanya, makanan berserat akan mengurangi keinginan Anda ngemil.


Lifestyle Concems: Disarankan berhenti merokok dan perhatikan berat badan. Jika berat bertambah, hormon estrogen naik dan risiko terkena kanker payudara meningkat.



Forties:


Body shape: Bertambahnya usia dan daya tarik bumi mempengaruhi perubahan kekencangan otot tubuh, seperti pay*d*ra, rahang dan b*k*ng. Berat badan mudah naik, karena perubahan hormon. Umumnya, lemak tersimpan di sekitar dada, lengan atas, dagu dan perut.


Hormones: Libido menurun 50% akibat berkurangnya hormon testosteron. Meski keinginan bercinta jadi jauh berkurang, Anda justru menikmati tiap kali hal itu terjadi. Sebab Anda sudah nyaman dengan tubuh sendiri, seperti apa pun bentuknya. Pada usia 40an, sel telur sudah makin turun produksinya, sehingga kemungkinan hamil hanya 10 persen.


Skin: Garis tawa dan kerutan pada dahi semakin dalam. Pori-pori membesar dan kulit berkurang kekencangannya terutama di daerah tangan, dagu, leher dan pipi.


Hair: Akibat perubahan hormon, rambut jadi kering dan agak kasar.


Bones: Jika keluarga punya keturunan osteoporosis, dianjurkan untuk periksa kondisi tulang. Faktor keturunan, menopause cepat, melakukan hysterectomy atau mengkonsumsi obat asma, corticosteroid akan mempercepat berkurangnya kekuatan pada tulang.


Working Out: Dianjurkan berolahraga. Agar tidak bosan, kombinasikan beberapa latihan, seperti aerobik, jalan cepat, renang dan lati han beban. Cross training juga dianjurkan untuk menjaga berat badan dan kesehatan tulang. Perhatikan kecepatan, kekuatan dan stamina selama berlatih.


Eating Right: Ganti kebiasaan minum anggur putih dengan anggur merah, kopi dengan teh untuk memaksimalkan antioksidan (zat yang baik untuk mencegah kanker) dalam tubuh. Perbanyak mengkonsumsi brokoli, udang, gandum-ganduman dan jamur untuk menambah tingkat DHEA atau hormon anti penuaan yang baik buat menambah nafsu bercinta dan mengurangi lemak dalam tubuh.


Lifestyle Concems: Sekitar umur 50an (dalam beberapa kasus terjadi juga di usia 40an), indung telur wanita berkurang hormonnya dan pembuahan akan berhenti. Tandanya, berhentinya menstruasi dan mulainya menopause.

No comments:

Post a Comment